Cinta dan Restu

Karya Ainiie D'Mutchiie


"kreeeaaakkk",,,terdengar suara pintu kamar dibuka oleh seseorng. Dia adalah Dicky,,pria yg tampan juga keren yg baru saja pulang dari Amerika.
Lalu Dicky melangkah kan kaki nya memasuki kamar tersebut,yaitu kamar nya 5 tahun silam saat ia masih SMA.

Dicky yg mulai mengingat - ingat masa lalu nya itu dan terlihat pandangan nya tertuju pada meja yg ada fhoto Dicky bersama seorang perempuan.

Dia adalah Tiara,seorang perempuan yg sangat Dicky cintai karena Tiara pacar pertama dan cinta pertama nya,,,,,


Teringat lah Dicky waktu ia berada di kantin sekolah bersama Tiara.

"Tiara,hari ini kamu letih tidak,,,"tanya Dicky.
"Tentu saja Didie,,"yaitu panggilan sayang Tiara buat Dicky.
"Kasihan Titie(dan sebaliknya panggilan sayang untuk Dicky) ini minum lah,,,"ujar Dicky sambil memberi kan minuman dan mengusap dahi nya Tiara dengan sapu tangan yg berkeringat setelah olahraga.
"makasih Didie,,,"sambil tersenyum dan memegang tangan nya Dicky,,,
Betapa bahagianya mereka saat itu. Tetapi,,,tiba-tiba ayah Tiara menjemput paksa Tiara untuk dibawa pulang oleh kedua orang tua nya.
Betapa sedihnya Tiara saat itu,,begitu pun dengan Dicky yg tak kuasa untuk berbuat apa-apa.

Kebahagian yg mereka rasakan beberapa saat yg lalu kini musnah sudah karena memang dari awal orang tua Tiara tidak menyetujui hubungan mereka.

Dan saat itu juga ayah Tiara beserta keluarga pergi ke London untuk tinggal disana dan melanjutkan sekolah nya.

Mulai saat itik Tiara dan Dicky putus hubungan. Tiara yg melanjutkan pendidikan nya di London sampai sarjana. Lalu Dicky yg melanjutkan pendidikan nya di Amerika karena beasiswa nya hingga sarjana pula.
Mereka menjalani kehidupan nya masing-masing.

"Dicky,,,dimana kamu,,,"terdengar suara ibu Dicky memanggil nya.
Sambil tesentak dari lamunan nya dan menjawab,,,"di kamar bu,,,,".

Lalu ibu menghampiri Dicky,,,"sedang apa nak,,???" tanya ibu sambil melihat Dicky yg sedang memandangi fhoto Dicky dengan Tiara.
"oooo,, Tiara lagi???"ketus ibu.
"ya bu,,,Dicky kangen banget sama Tiara bu,,,sudah lah nak jangan terlalu difikirkan dia,,kalau memang kalian berjodoh pada akhirnya pasti kalian akan dipertemukan kembali..
Ya bu...ibu benar,,"memandang wajah ibu sambil tersenyum ,,,

Saat Dicky sedang mengunjungi sekolah SMA nya dahulu,,
tiba-tiba ia melihat seseorang perempuan yg sedang melamun di kantin sekolah.

"Tiara,,,,"sapa Dicky dengan ragu..
"Dicky,,,"sambil menoleh ke arah Dicky.
"apa kabar Tiara,,,kamu masih sama seperti dulu,,,"ucap Dicky
"aku baik-baik saja,,aku kangen banget sama kamu,,,"kata Tiara sambil meneteskan air mata.
"ya,,,Dicky juga kangen sama Tiara,,,sudah jangan menangis,,,"jawab Dicky sambil mengusap air mata nya.


Tapi Tiara terus saja bertanya kenapa ia tak mencoba menghalangi kepergian nya,,mengapa ia tak mencoba menghubungi nya dan terus saja bertanya namun Dicky tidak menjawab nya tapi langsung memeluk nya.
Tiara pun langsung terdiam sejenak dari semua pertanyaan yg ia lontarkan kepada Dicky.


"maaf kan Dicky,,Tiara...bukan maksud Dicky seperti itu tapi memang takdir lah yg tidak mengizinkan kita untuk bersama dan takdir pula lah yg mempertemukan kita disini..."jawab Dicky.
Tiara pun langsung melepaskan pelukan nya lalu mengangguk dan kembali memeluk Dicky dengan erat.


Sejak saat pertemuan mereka disekolah itu pun mereka jadi dekat kembali seperti dulu dan mereka pun kembali berpacaran.

Suatu malam,,tepat di rumah Tiara,,orang tua nya sedang membicarakan perjodohan Tiara dengan Ozy. Seorang pria kaya,tampan,pintar yg akan menjadi pendamping Tiara kelak.

Dengan marah Tiara langsung menolak permintaan ayah nya itu. Dengan alasan ia telah memiliki kekasih yaitu Dicky. Betapa terkejut nya ayah dan ibu Tiara mendengar perkataan Tiara.


Mengetahui kalau putri nya telah kembali berpacaran dengan Dicky maka ayah dan ibu Tiara langsung membicarakan tentang perjodohan Tiara dengan Ozy bahwa pernikahan mereka harus segera dilaksanakan secepat nya. Akhirnya 1 minggu lagi mereka akan segera menikah.


Tiara pun menceritakan semua nya kepada Dicky. Betapa terkejut dan sedih nya hati Dicky saat itu.
Tepat 1 minggu itu tiba, tepat nya minggu malam Tiara dan Ozy akan mengucap kan izab kabul dikediaman Tiara. Dengan berat hati Tiara pun menyetujui nya.

Tiara pun mengirim pesan kepada Dicky.

"Dicky,,jika kamu menyayangi aku maka jemput lah aku dan bawa pergi aku dari tempat ini,,dan buat lah keputusan yg bijaksana yg terbaik buat kita semua..."

Membaca pesan itu pun air mata Dicky langsung menetes nya dengan deras. Ia tak tahu apa yg harus ia lakukan,,hati nya seakan hancur berkeping - keping dan bingung.
Dicky pun mencoba meminta sarang kepada ibu nya.

Akhirnya Dicky pun membuat keputusan. Bahwa ia akan hadir dalam pernikahan Tiara.
Dicky pun memberanikan diri untuk mengucap kan selamat kepada Tiara dan Ozy.

"Selamat ya Tiara,,memberi selamat kepada Tiara sambil berjabat tangan.
"apa maksud kamu,,,buat apa kamu mengucap kan selamat Dicky,,seharusnya kamu membawa aku pergi dari sini,,,kamu jahat Dicky,,,"ujar Tiara sambil menangis sedih..
"maaf kan aku Tiara,,aku sayang sama kamu tapi ini memang yg terbaik buat kita semua,,,"ucap Dicky.
"kamu jahat,,mana janji kamu dulu untuk selalu menyayangi aku dan selalu disisiku..."tanya Tiara.
"maaf Tiara,,aku pun tidak mahu kalau ini harus terjadi tapi aku tak kuasa untuk berbuat apa-apa,,bersikap dewasa lah Tiara,,mungkin keputusan orang tua kamu yg terbaik buat kamu,,karena setiap orang tua pasti menginginkan yg terbaik buat anak nya,,,"tegas Dicky.
Tiara hanya bisa menangis mendengar semua nya.

Tiba-tiba,,,
ayah Tiara marah dan kesal kepada Dicky.
"apa maksud kamu,,,kamu memang tidak pantas buat putri saya,,jadi mulai sekarang kamu jangan ganggu putri saya karena dia sudah menikah,,kamu tahu itu,,????" ucap ayah.
"ya,,saya tahu itu om,,saya tidak akan mengganggu putri om lagi karena cinta tanpa restu orang tua itu tidak berarti,, dan saya akan tetap mencintai putri om sampai kapan pun walau kita terpisah jauh karena cinta yg tulus tidak bisa terlupakan sampai kapan pun,,,permisi om,,,"jawab Dicky sambil pamit pulang.


Dicky pun melangkah kan kaki nya pergi namun Tiara memanggil nya,,
"Dicky,,,kamu jangan pergi,,,jangan tinggalkan aku,,,"ujar Tiara sambil mengejar nya.
"jangan Tiara,,dia tidak pantas buat kamu,,,"kata Ozy kepada Tiara sambil memegang tangan Tiara agar tidak pergi mengejar Dicky.

Akhirnya mereka pun menikah dan Tiara dibawa pergi ke Australia,,yaitu tempat tinggal Ozy.
Lalu Dicky pun memutuskan untuk kembali ke Amerika untuk kerja disana.

Tiara pun menyadari semua perkataan Dicky,,,
"Cinta yg tulus yg kita miliki takkan pernah terganti dan takkan pernah terlupa kan walau kita terpisah dan cinta tanpa restu kedua orang tua takkan berarti,,,karena restu orang tua segala - gala nya,,,
cinta dan restu takkan pernah terpisah kan dalam menjalankan kehidupan ini"...

Mereka pun kini hidup masing-masing dengan kehidupan yg baru..

The End

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar